KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi
Vol.5 No.1 Januari - Juni 2016

ANALISIS FRAMING KASUS DWI KEWARGANEGARAAN ARCANDRA TAHAR DI KORAN KOMPAS

Masita Masita (Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin)
Syamsuddin Aziz (Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin)
Andi Subhan Amir (Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin)



Article Info

Publish Date
08 Jun 2017

Abstract

This study aim to examine how KOMPAS daily frame dual citizenship case of Arcandra Tahar. Qualitative research method apply in this study and employ framing analysis by Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki Model through seven news story in August 2016 regard to dual citizenship case of Arcandra Tahar. The result showed that : (1) The government has victimized Arcandra as foreign, (2) Arcandra consider as purely Indonesian citizen, (3) The case has ruined the government’s credibility.  Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana framing yang dilakukan oleh harian KOMPAS terkait kasus dwi kewarganegaraan Arcandra Tahar. Penelitian ini memakai metode penelitian kualitatif dengan melakukan analisis framing model Zhongdag Pan dan Gerald M. Kosicki terhadap tujuh berita yang memuat diskurus mengenai kewarganegaraan ganda Arcandra Tahar di harian KOMPAS selama bulan agustus 2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Arcandra dicitrakan sebagai korban dari pemerintah terkait kasus kewarganegaraan gandanya, (2) Arcandra dicitrakan sebagai orang yang layak untuk mendapatkan kewarganegaraan Indonesia, (3) KOMPAS menyajikan kasus ini sebagai kasus yang menjatukan kredibilitas pemerintah. 

Copyrights © 2016