Al-Qur’an telah berusia lebih dari seribu tahun dan menjadi bagian integral dari kehidupan umat Islam. Penelitian ini mengkaji perjalanan sejarah kodifikasi Al-Qur’an, dimulai dari masa Nabi Muhammad SAW hingga masa kontemporer. Fokus utama dari penelitian ini adalah pemeliharaan Al-Qur’an, baik melalui hafalan (?ifz dan qir?’?t) maupun tulisan (pencetakan). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan analisis pustaka. Pemeliharaan Al-Qur’an yang dimulai pada masa Nabi Muhammad SAW dan Sahabat, kemudian dilanjutkan pada masa Khulaf?' ar-R?syid?n, mengalami banyak perkembangan. Salah satunya adalah proses kodifikasi yang dilakukan oleh Khalifah Utsman bin Affan dalam menstandarisasi mushaf, serta pengembangan percetakan Al-Qur’an dengan berbagai inovasi untuk memenuhi kebutuhan umat Islam saat ini. Penelitian ini juga membahas kritik terhadap ketidak-konsistenan metode penulisan rasm Usmani dan jawaban dari cendekiawan Islam terhadap tuduhan tersebut. Seiring berjalannya waktu, mushaf Al-Qur’an telah mengalami perkembangan signifikan, termasuk pencetakan Mushaf Braille dan Mushaf Tajwid berwarna, yang bertujuan untuk memudahkan pembacaan Al-Qur’an bagi umat Islam dengan berbagai kebutuhan.
Copyrights © 2026