Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis nilai-nilai komunikasi Qur’ani dalam membangun ketahanan keluarga Muslim di era digital yang ditandai dengan arus informasi yang cepat dan kompleks. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana prinsip-prinsip komunikasi dalam Al-Qur’an, seperti qaulan sadidan (perkataan yang benar), qaulan layyinan (perkataan yang lemah lembut), dan qaulan ma’rufan (perkataan yang baik), dapat diimplementasikan dalam interaksi keluarga guna memperkuat hubungan emosional, spiritual, dan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui kajian terhadap ayat-ayat Al-Qur’an, tafsir klasik dan kontemporer, serta literatur ilmiah yang relevan dengan komunikasi Islam dan ketahanan keluarga. Teknik analisis data dilakukan dengan metode analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi dan menginterpretasikan nilai-nilai komunikasi Qur’ani yang relevan dengan konteks kehidupan keluarga di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai komunikasi Qur’ani memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan keluarga Muslim, terutama dalam menghadapi tantangan era digital seperti disrupsi komunikasi, konflik keluarga, dan pengaruh negatif media sosial. Penerapan komunikasi yang jujur, santun, empatik, dan penuh tanggung jawab mampu menciptakan keharmonisan, meningkatkan kepercayaan antar anggota keluarga, serta memperkuat fondasi moral dan spiritual keluarga. Kesimpulannya, internalisasi dan implementasi nilai-nilai komunikasi Qur’ani dalam kehidupan keluarga Muslim menjadi kunci penting dalam membangun ketahanan keluarga di era digital. Nilai-nilai tersebut tidak hanya relevan secara normatif, tetapi juga aplikatif dalam menjawab tantangan komunikasi modern, sehingga keluarga Muslim mampu menjadi unit sosial yang kuat, harmonis, dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Copyrights © 2026