Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan merupakan upaya strategis pemerintah Indonesia untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Implementasi kebijakan BPJS Kesehatan yang telah berjalan sejak 2014 mengalami berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya, kendala administrasi, dan kurangnya kesadaran masyarakat. Namun, program ini telah memberikan manfaat signifikan dengan meningkatkan akses pelayanan kesehatan yang lebih merata dan pembiayaan yang lebih terjangkau. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dari literatur jurnal selama lima tahun terakhir terhadap delapan jurnal ilmiah yang diterbitkan. Dan menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi memerlukan sinergi antara sumber daya, komunikasi, koordinasi pelaksana, dan dukungan lingkungan sosial-politik. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi BPJS Kesehatan secara umum berdampak positif terhadap perluasan akses layanan, namun belum berjalan optimal. Keberhasilan implementasi sangat ditentukan oleh sinergi komunikasi, kesiapan sumber daya manusia, efisiensi birokrasi, serta dukungan lingkungan sosial-politik guna mencapai Universal Health Coverage (UHC).
Copyrights © 2026