Industri konstruksi merupakan sektor yang sangat bergantung pada kinerja tenaga kerja, khususnya pada pekerjaan manual seperti pemasangan dinding bata ringan. Namun, dalam praktiknya, pemanfaatan waktu kerja tenaga kerja sering kali belum optimal sehingga berdampak pada rendahnya produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat produktivitas tenaga kerja serta efisiensi penggunaan waktu kerja berdasarkan parameter Labor Utilization Rate (LUR) pada pekerjaan pemasangan dinding bata ringan di Proyek Villa Selingsing, Tabanan, Bali. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan work sampling melalui productivity rating, yaitu pengamatan berulang terhadap aktivitas tenaga kerja untuk mengklasifikasikan waktu kerja menjadi waktu efektif, kontribusi, dan tidak efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata LUR sebesar 66,42%, yang berada di atas standar teoritis 40%–60%, sehingga menunjukkan bahwa pemanfaatan waktu kerja tergolong efisien. Sementara itu, produktivitas tenaga kerja rata-rata sebesar 5,43 m²/jam, dengan nilai tertinggi 5,89 m²/jam dan terendah 5,14 m²/jam. Variasi produktivitas dipengaruhi oleh faktor teknis dan non-teknis, seperti tingkat kesulitan pekerjaan, penggunaan alat bantu, serta kondisi tenaga kerja. Secara keseluruhan, kinerja tenaga kerja tergolong baik, namun masih terdapat potensi peningkatan melalui pengelolaan waktu kerja yang lebih optimal. Penelitian ini memberikan implikasi praktis sebagai bahan evaluasi bagi manajemen proyek dalam meningkatkan efisiensi tenaga kerja serta menjadi referensi bagi penelitian lanjutan di bidang produktivitas konstruksi.
Copyrights © 2026