Ni Luh Made Ayu Mirayani Pradnyadari
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Penerapan Green Construction Pada Proyek Konstruksi Praganingrum, Tjokorda Istri; Ni Luh Made Ayu Mirayani Pradnyadari; Ida Bagus Suryatmaja; I Gusti Agung Gde Suryadarmawan; Ni Nyoman Intan Sawitri Saraswati; Putu Ananda Raga Utama6
Jurnal Permukiman Vol 18 No 1 (2023)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2023.18.45-52

Abstract

Green construction sebagai upaya mewujudkan sustainable construction diharapkan dapat meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan serta memberikan kenyamanan pada pengguna bangunan. Namun pada kenyataannya belum semua proses pembangunan menerapkan green construction. Sehubungan dengan hal tersebut dilakukan penelitian pada proyek Pasar Gianyar, dimana pasar ini merupakan salah satu terobosan Kabupaten Gianyar dalam merubah kesan pasar tradisional sekaligus upaya penerapan green building. Penelitian ini menggunakan metode observasi lapangan dan kuesioner dengan 28 responden. Bertujuan untuk mengetahui indikator green construction yang sudah maupun belum diterapkan dalam sebuah proyek konstruksi. Hasil observasi dokumentasi kegiatan dengan 142 indikator, hanya 65 indikator yang memiliki dokumentasi sedangkan 77 indikator lainnya tidak.  Hasil analisis kuesioner aspek green construction menunjukkan penerapan tertinggi adalah pada Faktor 12 Pengelolaan Lahan dan penerapan terendah pada Faktor 3 Kualitas Udara Tahap Konstruksi dan Faktor 8 Pelatihan bagi Subkontraktor. Jika dilihat penerapan aspek, penerapan tertinggi dilihat dari A1 Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan 71%, penerapan aspek terendah terdapat pada A2 Kualitas Udara dan Kenyamanan sebesar 34%, dengan rata-rata penerapan aspek adalah 52,8%. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk melakukan evaluasi terhadap kesiapan metode dan kelengkapan peralatan pelaku konstruksi dalam penerapan green construction dan rekomendasi penguatan turunan peraturan tentang pelaksanaan green construction.
Analisis Produktivitas Tenaga Kerja pada Pekerjaan Dinding Bata Ringan Menggunakan Metode Work Sampling (Studi Kasus: Proyek Villa Selingsing, Tabanan, Bali) I Gede Angga Diputera; Ni Luh Made Ayu Mirayani Pradnyadari; I Gusti Putu Wahyu Dana Arsana
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 10 No. 1 (2026): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v10i1.17708

Abstract

Industri konstruksi merupakan sektor yang sangat bergantung pada kinerja tenaga kerja, khususnya pada pekerjaan manual seperti pemasangan dinding bata ringan. Namun, dalam praktiknya, pemanfaatan waktu kerja tenaga kerja sering kali belum optimal sehingga berdampak pada rendahnya produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat produktivitas tenaga kerja serta efisiensi penggunaan waktu kerja berdasarkan parameter Labor Utilization Rate (LUR) pada pekerjaan pemasangan dinding bata ringan di Proyek Villa Selingsing, Tabanan, Bali. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan work sampling melalui productivity rating, yaitu pengamatan berulang terhadap aktivitas tenaga kerja untuk mengklasifikasikan waktu kerja menjadi waktu efektif, kontribusi, dan tidak efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata LUR sebesar 66,42%, yang berada di atas standar teoritis 40%–60%, sehingga menunjukkan bahwa pemanfaatan waktu kerja tergolong efisien. Sementara itu, produktivitas tenaga kerja rata-rata sebesar 5,43 m²/jam, dengan nilai tertinggi 5,89 m²/jam dan terendah 5,14 m²/jam. Variasi produktivitas dipengaruhi oleh faktor teknis dan non-teknis, seperti tingkat kesulitan pekerjaan, penggunaan alat bantu, serta kondisi tenaga kerja. Secara keseluruhan, kinerja tenaga kerja tergolong baik, namun masih terdapat potensi peningkatan melalui pengelolaan waktu kerja yang lebih optimal. Penelitian ini memberikan implikasi praktis sebagai bahan evaluasi bagi manajemen proyek dalam meningkatkan efisiensi tenaga kerja serta menjadi referensi bagi penelitian lanjutan di bidang produktivitas konstruksi.