Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menggambarkan penerapan pembelajaran yang dibedakan berdasarkan gaya belajar Visual, Auditori, dan Kinestetik (VAK) guna mengembangkan kemampuan numerasi siswa pada Fase B melalui penelusuran motif Gorga sebagai ornamen khas dari Sumatera Utara. Dalam studi ini digunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang melibatkan 15 orang siswa dari jenjang sekolah dasar sebagai subjek penelitian. Data penelitian diperoleh melalui pengamatan terhadap proses pembelajaran serta wawancara dengan siswa selain dokumentasi kegiatan dan analisis terhadap Lembar Kerja Peserta Didik. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa pemetaan terhadap kecenderungan belajar siswa memungkinkan guru untuk merancang aktivitas visual diskusi verbal dan manipulasi benda konkret dengan cara yang lebih responsif. Melalui pengintegrasian motif Gorga maka konsep geometri dan pola bilangan menjadi lebih relevan dengan konteks sehingga partisipasi siswa meningkat dan apresiasi terhadap budaya lokal pun turut tumbuh. Pendekatan pembelajaran berdiferensiasi yang berbasis etnomatematika ini memiliki potensi untuk menciptakan pengalaman belajar numerasi yang bersifat inklusif bermakna serta mendalam.
Copyrights © 2026