Penelitian ini bertujuan untuk memahami pandangan guru mengenai kebiasaan sholat berjamaah dalam membantu anak-anak berusia 5–6 tahun di TK Permata Tulungagung dalam menghafal bacaan sholat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru yang terlibat langsung dalam kegiatan sholat berjamaah. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui pengurangan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta menggunakan triangulasi untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa kebiasaan sholat berjamaah yang dilakukan secara rutin setiap hari membantu anak-anak dalam menghafal bacaan sholat dengan bertahap. Proses penghafalan berlangsung melalui pengulangan dan peniruan yang sesuai dengan karakter anak usia dini. Strategi pengajaran yang dibagi menjadi bagian-bagian kecil juga mempermudah anak dalam proses menghafal. Selain itu, peran guru yang sabar, tidak memaksa, dan mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman menjadi faktor yang sangat penting dalam keberhasilan pembiasaan ini. Walau demikian, terdapat beberapa tantangan, seperti keterbatasan fokus anak dan kurangnya kebiasaan yang berkelanjutan di rumah. Oleh sebab itu, diperlukan kerjasama antara sekolah dan orang tua agar kebiasaan ini dapat dioptimalkan. Sebagai kesimpulan, kebiasaan sholat berjamaah tidak hanya efektif dalam meningkatkan kemampuan menghafal bacaan sholat anak-anak, tetapi juga berkontribusi dalam pembentukan karakter religius sejak usia dini.
Copyrights © 2026