Keterbatasan pendekatan teori tes klasik dalam pengujian instrumen, seperti ketergantungan karakteristik butir terhadap subjek yang diuji, estimasi kemampuan yang bergantung pada komposisi item, serta informasi respons yang terbatas pada skor benar–salah tanpa mempertimbangkan pola jawaban, mendorong penggunaan teori tes modern. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen self-determination menggunakan Model Rasch. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional yang melibatkan 125 peserta didik. Analisis data dilakukan menggunakan Rasch Model dengan bantuan perangkat lunak Winsteps versi 3.73. Evaluasi kualitas instrumen meliputi pengujian unidimensionalitas, analisis karakteristik butir (tingkat kesukaran dan kesesuaian item), serta analisis reliabilitas instrumen. Hasil analisis menunjukkan bahwa instrumen self-determination memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas berdasarkan Rasch Model, sehingga layak digunakan sebagai alat ukur untuk mengungkap kemampuan self-determination pada peserta didik usia remaja.
Copyrights © 2026