Pertumbuhan penduduk yang meningkat menyebabkan kebutuhan akan sarana transportasi yang lebih baik. Lokasi terminal yang dirancang berada di Jl. Dr. Ir. H. Soekarno, dekat pintu tol, namun infrastruktur di kota besar masih terbatas. Keterbatasan jalur, perawatan yang buruk, dan kurangnya integrasi moda transportasi menyulitkan efektivitas transportasi publik. Tata ruang kota yang tidak tertata juga menjadi masalah. Oleh karena itu, direncanakan Terminal Bus Purabaya 2 dengan standar nasional sebagai solusi transportasi. Metode perancangan menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan arsitektural menggunakan tema Post Modern dengan makro identity untuk mencerminkan budaya dan nilai setempat. Konsep mikro mencakup tatanan lahan, bentuk, dan ruang yang informatif, ekspresif, serta atraktif, memungkinkan sirkulasi yang baik antar ruang. Dengan terminal ini, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pengguna dan menciptakan sirkulasi lalu lintas yang lebih baik, mengurangi kemacetan, dan mendisiplinkan kendaraan umum. Terminal ini juga akan mencerminkan budaya lokal dengan ornamentasi dan bahan yang sesuai.
Copyrights © 2026