Aktivitas laboratorium dan penggunaan peralatan bertenaga tinggi di lingkungan Fakultas Teknik menimbulkan potensi kebakaran yang tidak dapat diabaikan. Walaupun alat pemadam api ringan tersedia di hampir seluruh gedung, sebagian besar dosen dan tenaga kependidikan belum memiliki keterampilan memadai untuk menggunakannya secara tepat pada kondisi darurat. Situasi tersebut menjadi alasan dilaksanakannya kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada peningkatan kemampuan pemadaman awal. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai cara mengenali sumber penyalaan, memilih alat pemadam yang sesuai, serta mengoperasikannya melalui langkah yang benar. Pendekatan yang digunakan meliputi penyampaian materi secara langsung, demonstrasi pemadaman, dan latihan lapangan yang memungkinkan peserta mencoba sendiri empat tahap utama penggunaan alat, mulai dari membuka pengaman, mengarahkan semburan ke dasar api, menekan tuas, hingga menggerakkan pancaran secara menyapu. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang nyata pada pemahaman dan keyakinan peserta dalam menangani api kecil, tercermin dari perbandingan nilai sebelum dan sesudah pelatihan serta ketepatan gerakan selama praktik. Kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran bahwa penanganan awal yang cepat dan benar dapat mencegah kerugian yang lebih besar. Secara keseluruhan, program ini berhasil memperkuat kesiapsiagaan warga fakultas dan menjadi langkah penting dalam membangun lingkungan kampus yang lebih aman.
Copyrights © 2026