Fasilitas kesehatan memikul tanggung jawab mulia dalam merawat dan menyelamatkan nyawa, namun di saat yang sama dihadapkan pada ironi ekologis berupa timbulan limbah medis dan non-medis yang mengancam kelestarian alam. Menanggapi krisis ini, inisiatif pengelolaan lingkungan seperti Bank Sampah dan adopsi budaya ramah lingkungan mulai diintegrasikan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan evolusi pemikiran global terkait tata kelola limbah di fasilitas kesehatan melalui pendekatan analisis bibliometrik. Pengumpulan data literatur dilakukan menggunakan perangkat lunak Publish or Perish melalui basis data Google Scholar dalam rentang waktu 2021 hingga 2026. Setelah melalui proses kurasi berlandaskan panduan PRISMA, sejumlah literatur relevan berhasil terekstraksi dan divisualisasikan menggunakan VOSviewer. Hasil pemetaan overlay menunjukkan adanya lonjakan kesadaran pro-lingkungan pasca-pandemi. Namun, visualisasi jaringan (network) menyingkap sebuah ketimpangan literatur: dominasi fokus akademik masih terpusat pada pembangunan infrastruktur fisik dan regulasi manajerial, sementara elemen fundamental seperti partisipasi aktif sumber daya manusia, internalisasi standar keselamatan (HSSE), dan instrumen evaluasi Indikator Kinerja (KPI) berbasis partisipan masih menjadi ruang sunyi (research gap). Studi ini menyimpulkan bahwa fasilitas pengelolaan limbah yang canggih tidak akan efektif tanpa dijiwai oleh budaya pekerja yang sadar lingkungan. Secara praktis, temuan ini mengisyaratkan perlunya pengembangan program Bank Sampah di fasilitas kesehatan yang tidak hanya berfokus pada penyediaan sarana fisik, melainkan juga pada penguatan budaya pro-lingkungan melalui pelatihan partisipatif, sistem penghargaan berbasis perilaku hijau, serta integrasi indikator kinerja individu yang mengukur kesadaran ekologis setiap tenaga kesehatan. Temuan ini sekaligus menegaskan urgensi bagi penelitian empiris di masa depan untuk membuktikan efektivitas program Bank Sampah melalui evaluasi kinerja dan partisipasi manusia secara langsung.
Copyrights © 2026