Transformasi digital telah mengubah lanskap pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Namun, implementasi teknologi dalam PAI masih menghadapi tantangan struktural dan kultural, serta kesenjangan penelitian terkait integrasi teknologi dan nilai-nilai Islam dalam profesionalisme guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk integrasi teknologi dalam pembelajaran PAI di era digital, menganalisis transformasi profesionalisme guru PAI, serta mengeksplorasi hubungan antara integrasi teknologi dan transformasi profesionalisme tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka yang bersifat deskriptif-analitis. Sumber data berupa artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi, buku akademik, serta dokumen kebijakan pendidikan terbitan 2020–2026. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran PAI mencakup e-learning, learning management system, media interaktif berbasis Android, kelas virtual, pembelajaran hibrida, hingga kecerdasan buatan. Profesionalisme guru PAI di era digital tidak hanya diukur dari penguasaan materi keislaman, tetapi juga literasi digital, kemampuan pedagogik berbasis teknologi, serta peran sebagai fasilitator dan filter moral. Hubungan antara integrasi teknologi dan transformasi profesionalisme bersifat konseptual dan komplementer, di mana teknologi berperan sebagai katalis perubahan paradigma, peningkatan efektivitas kinerja, serta pembentukan peran baru guru PAI sebagai agen inovasi dan penyaring nilai-nilai Islam di ruang digital.
Copyrights © 2026