Kegiatan pascatambang merupakan bagian penting untuk memastikan kegiatan pertambangan batugamping akan berdampak paling minimal terhadap lingkungan. Untuk itu PT Semen Baturaja Tbk sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batugamping mencoba untuk merencanakan kegiatan pasca tambang dengan luas bukaan lahan yang direncanakan seluas 341 hektar mulai dari area penambangan, jalan hantar, disposal area, soil storage dan fasilitas penunjang tambang lainnya selama tahap operasi produksi tahun 2022-2042 Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan reklamasi telah mencapai luas 207,16 ha atau sekitar 60,75% dari total lahan terganggu. Tingkat keberhasilan tumbuh vegetasi berkisar antara 60–80%, dengan kondisi lereng yang relatif stabil pada kemiringan 25–35° serta didukung sistem drainase yang berfungsi baik. Analisis efektivitas dilakukan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan komparatif terhadap standar Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018, yang menunjukkan bahwa kegiatan reklamasi tergolong cukup efektif, meskipun masih memerlukan peningkatan dalam pengelolaan kesuburan tanah dan pemantauan jangka panjang. Kegiatan reklamasi ini dilakukan dengan tahapan penataan lahan, penyebaran top soil, dan revegetasi dengan spesies tanaman local. Sehingga dapat disimpulkan bahwa reklamasi menunjukkan keberhasilan dibidang stabilotas lahan dan penutupan vegetasi, tetapi masih perlunya peningkatan dalam menkontrol serta memonitoring dalam jangka waktu yang panjang serta dalam pengelolaan kualitas tanah.
Copyrights © 2026