Transformasi pendidikan Islam modern merupakan sebuah keniscayaan di tengah dinamika perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan perubahan sosial yang semakin kompleks. Pemikiran Haji Abdul Malik Karim Amrullah menjadi salah satu rujukan penting dalam merumuskan arah pendidikan Islam yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga menekankan keseimbangan antara iman, akal, dan akhlak. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep transformasi pendidikan Islam modern dalam perspektif Buya Hamka serta relevansinya dalam konteks pendidikan kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data diperoleh dari karya-karya utama Buya Hamka, seperti Tafsir Al-Azhar, Lembaga Budi, serta tulisan-tulisan lain yang berkaitan dengan pemikiran pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi pendidikan Islam menurut Buya Hamka menekankan integrasi antara pendidikan spiritual, intelektual, dan moral sebagai satu kesatuan yang utuh. Pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer ilmu, tetapi juga sebagai proses pembentukan karakter dan kesadaran tauhid yang mendalam. Konsep pendidikan Islam modern dalam perspektif Buya Hamka relevan untuk dijadikan landasan dalam mengembangkan sistem pendidikan yang adaptif, humanis, dan berorientasi pada pembentukan insan kamil di era globalisasi.
Copyrights © 2026