Taman wisata Mangrove pantai kapuk merupakan destinasi atau tujuan wisata yang juga merupakan wilayah konservasi yang memiliki dampak langsung terhadap pelestarian lingkungan, adapun latar belakang penelitian ini dilakukan didasarkan adanya potensi besar ekowisata mangrove sebagai salah satu destinasi yang berbasis konservasi lingkungan yang masih mengalami tantangan dan kendala dalam pengelolaannya, seperti pengelolaan sarana dan prasarana serta upaya dalam peningkatan jumlah kunjungan khususnya, adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor determinasi niat kunjungan wisatawan pada ekowisata Mangrove pantai kapuk, dengan melibatkan variabel need recognition, attitude dan perceived value .Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif dengan melakukan survey terhadap wisata yang pernah mengunjungi taman wisata mangrove pantai kapuk, dengan jumlah sampel sebanyak 135 orang responden yang mana data tersebut di dapatkan melalui penyebaran kuesioner, untuk analisis data digunakan SEM, hasil penelitian menunjukan need recognition memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap attitude dan perceived value, selain itu perceived value juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap visit intention, namun sebaliknya attitude tidak memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap visit intention, adapun temuan ini menunjukan bahwa diperlukan suatu peningkatan persepsi nilai dan attitude dalam upaya peningkatan kunjungan wisata
Copyrights © 2026