Kawasan Beru yang terletak di Maumere merupakan salah satu kawasan yang mengalami perkembangan pesat, terutama dalam aspek sosial dan ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tipologi Kawasan Beru berdasarkan aspek fisik dan nonfisik yang membentuk karakter kawasan. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Analisis data dilakukan dengan membagi kawasan menjadi dua zona utama, yaitu zona utara dan zona selatan di sepanjang Jalan Sultan Hasanudin. Pembagian ini bertujuan untuk mengkaji tipologi kawasan berdasarkan beberapa aspek, meliputi tata guna lahan, bentuk dan massa bangunan, sistem sirkulasi dan parkir, ruang terbuka hijau, area pedestrian, fungsi kegiatan, dan elemen pendukung aktivitas dalam kawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas masyarakat menjadi faktor utama dalam membentuk karakter ruang, khususnya pada area pedestrian dan ruang terbuka. Pola tingkah laku masyarakat turut memengaruhi penggunaan ruang yang terbagi ke dalam tiga zona aktivitas. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan dan pengembangan kawasan yang lebih terstruktur, fungsional, dan berkelanjutan
Copyrights © 2026