Perkembangan teknologi digital mengubah cara remaja mengelola keuangan dan menjalankan aktivitas ekonomi, namun banyak pelajar masih memiliki pemahaman yang rendah mengenai pengelolaan keuangan pribadi dan peluang bisnis digital. Kondisi tersebut juga dialami oleh pelajar di Komunitas SOS Children’s Villages Medan yang akrab dengan gawai dan transaksi daring, tetapi belum terbiasa menyusun anggaran, mencatat pengeluaran, serta memahami risiko penggunaan layanan keuangan digital. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelajar mengenai konsep dasar pengelolaan keuangan dan pengenalan bisnis digital melalui program pelatihan terstruktur. Metode pelaksanaan mengikuti tahapan persiapan, analisis kebutuhan, penyusunan modul, pelatihan, serta evaluasi menggunakan rancangan one group pretest–posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam memahami perencanaan keuangan dan dasar bisnis digital, tercermin dari kenaikan skor rata-rata dari 10,4 menjadi 16,6 dari skor maksimum 20. Peserta juga mulai mampu membedakan kebutuhan dan keinginan, menyusun anggaran sederhana, serta merancang ide bisnis digital yang relevan dengan kehidupan mereka. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini berkontribusi positif dalam membangun literasi keuangan dan minat kewirausahaan digital pada pelajar, meskipun pendampingan lanjutan masih diperlukan untuk memastikan perubahan perilaku yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026