Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi sumber daya manusia (SDM) akuntansi, manajemen talenta, dan adaptabilitas organisasi terhadap kinerja keberlanjutan bisnis pada sektor perbankan dengan green innovation sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data dikumpulkan melalui survei terhadap 231 responden yang merupakan karyawan pada divisi akuntansi, keuangan, dan manajemen risiko di bank umum di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptabilitas organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap green innovation (β = 0,868; p < 0,001). Sementara kompetensi SDM akuntansi dan manajemen talenta tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Selanjutnya, green innovation terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keberlanjutan bisnis (β = 0,877; p < 0,001), menegaskan perannya sebagai elemen kunci dalam meningkatkan kinerja ekonomi, sosial dan lingkungan organisasi perbankan. Analisis mediasi mengonfirmasi bahwa green innovation memediasi secara signifikan hubungan antara adaptabilitas organisasi dan kinerja keberlanjutan bisnis. Sebaliknya green innovation tidak terbukti memediasi hubungan kompetensi SDM akuntansi maupun manajemen talenta terhadap kinerja keberlanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa adaptabilitas organisasi yang tinggi, dipadukan dengan penerapan inovasi ramah lingkungan merupakan faktor kunci dalam memperkuat daya saingberkelanjutan sector perbankan. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan arahan bagi manajemenbank untuk memperkuat strategi green innovation melalui peningkatan kemampuan adaptasi, pengembangan kapasitas SDM berbasis keberlanjutan, serta integritasi prinsip ESG (Enviromental, Social, Governanace) dalam seluruh proses bisnis.
Copyrights © 2026