Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kompetensi peserta didik sesuai dengan nilai-nilai Islam. Seiring dengan perkembangan zaman, berbagai model kurikulum telah dikembangkan untuk menyesuaikan kebutuhan peserta didik dan tantangan sosial yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai desain model kurikulum Pendidikan Agama Islam serta implikasinya terhadap sistem pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode library research, yaitu kajian kepustakaan yang mengacu pada berbagai literatur akademik, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat pendekatan utama dalam desain kurikulum PAI, yaitu kurikulum subjek akademik, kurikulum humanistik, kurikulum rekonstruksi sosial, dan kurikulum teknologi. Kurikulum subjek akademik berorientasi pada pengendalian mata pelajaran yang dipelajari peserta didik guna membangun pola pikir yang sistematis. Sementara itu, kurikulum humanistik lebih menitikberatkan pada aktualisasi potensi individu untuk mencapai kepuasan pribadi dalam pembelajaran. Kurikulum rekonstruksi sosial menekankan pada relevansi pendidikan dengan realitas sosial serta kebutuhan masyarakat, sedangkan kurikulum teknologi mengarah pada sistem pembelajaran berbasis kompetensi dengan pemanfaatan teknologi sebagai bagian integral dari proses pengajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa desain kurikulum PAI harus disusun secara dinamis dengan mempertimbangkan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan individu, serta tuntutan masyarakat. Integrasi antara berbagai model kurikulum ini dapat menghasilkan sistem pembelajaran yang lebih adaptif dan efektif dalam mencapai tujuan pendidikan Islam.
Copyrights © 2025