Sandy Aulia Rahman
Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Amuntai

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Desain Model Kurikulum Pendidikan Agama Islam Muhammad Laili Mukarram; Sandy Aulia Rahman
Horizons : Journal of Education and Social Humaniora Vol 1, No. 1 Horizons (June 2025)
Publisher : PT. Ahlal Publisher Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/hns.v1i1.7

Abstract

Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kompetensi peserta didik sesuai dengan nilai-nilai Islam. Seiring dengan perkembangan zaman, berbagai model kurikulum telah dikembangkan untuk menyesuaikan kebutuhan peserta didik dan tantangan sosial yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai desain model kurikulum Pendidikan Agama Islam serta implikasinya terhadap sistem pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode library research, yaitu kajian kepustakaan yang mengacu pada berbagai literatur akademik, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat pendekatan utama dalam desain kurikulum PAI, yaitu kurikulum subjek akademik, kurikulum humanistik, kurikulum rekonstruksi sosial, dan kurikulum teknologi. Kurikulum subjek akademik berorientasi pada pengendalian mata pelajaran yang dipelajari peserta didik guna membangun pola pikir yang sistematis. Sementara itu, kurikulum humanistik lebih menitikberatkan pada aktualisasi potensi individu untuk mencapai kepuasan pribadi dalam pembelajaran. Kurikulum rekonstruksi sosial menekankan pada relevansi pendidikan dengan realitas sosial serta kebutuhan masyarakat, sedangkan kurikulum teknologi mengarah pada sistem pembelajaran berbasis kompetensi dengan pemanfaatan teknologi sebagai bagian integral dari proses pengajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa desain kurikulum PAI harus disusun secara dinamis dengan mempertimbangkan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan individu, serta tuntutan masyarakat. Integrasi antara berbagai model kurikulum ini dapat menghasilkan sistem pembelajaran yang lebih adaptif dan efektif dalam mencapai tujuan pendidikan Islam.
Revitalisasi Moderasi Beragama di Era Digital Muhammad Hendri; Sandy Aulia Rahman
Horizons : Journal of Education and Social Humaniora Vol 1, No. 1 Horizons (June 2025)
Publisher : PT. Ahlal Publisher Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/hns.v1i1.8

Abstract

Moderasi beragama merupakan konsep yang menekankan pada keseimbangan dalam memahami dan mengamalkan ajaran agama agar terhindar dari ekstremisme. Di era digital, moderasi beragama menjadi semakin penting karena arus informasi yang cepat dan luas dapat mempengaruhi pola pikir dan sikap masyarakat terhadap keberagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan peluang dalam revitalisasi moderasi beragama di era digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai sumber literatur, jurnal ilmiah, serta data sekunder terkait isu moderasi beragama dan digitalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa era digital menghadirkan tantangan besar bagi moderasi beragama, seperti penyebaran hoaks keagamaan, polarisasi sosial media, serta pemanfaatan teknologi oleh kelompok ekstremis untuk menyebarkan ideologi radikal. Tanpa adanya upaya moderasi, ruang digital dapat menjadi sarana yang memperkeruh hubungan antar umat beragama dan memicu konflik sosial. Namun, era digital juga membawa peluang besar bagi penguatan moderasi beragama, seperti penyebaran konten dakwah moderat, akses terhadap literatur keagamaan yang lebih luas, serta pemanfaatan platform digital untuk menyebarluaskan nilai-nilai toleransi dan keberagaman.
Analisis Lingkungan Pembelajaran yang Efektif: Tinjauan Islam dan Psikologi Ahmad Syarwani; Sandy Aulia Rahman
Horizons : Journal of Education and Social Humaniora Vol 1, No. 1 Horizons (June 2025)
Publisher : PT. Ahlal Publisher Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/hns.v1i1.9

Abstract

Lingkungan pembelajaran yang efektif memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Lingkungan ini mencakup aspek fisik, sosial, dan akademis yang berpengaruh terhadap perkembangan peserta didik. Oleh karena itu, pengelolaan lingkungan belajar yang baik harus menjadi tanggung jawab bersama antara pendidik, institusi pendidikan, dan peserta didik agar proses pembelajaran dapat berlangsung dengan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep lingkungan pembelajaran yang efektif dari perspektif Islam dan psikologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan, dengan menganalisis berbagai literatur yang membahas konsep lingkungan pembelajaran dalam kedua perspektif tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpaduan pendekatan Islam dan psikologi dalam pengelolaan lingkungan pembelajaran dapat menciptakan suasana belajar yang kondusif. Dalam pandangan Islam, lingkungan belajar yang baik harus berlandaskan pada prinsip keteraturan, kebersihan, dan ketertiban sebagaimana diajarkan dalam Al-Qur’an dan hadits. Sementara itu, dari sudut pandang psikologi, lingkungan belajar yang efektif harus mampu memenuhi kebutuhan dasar siswa sebagaimana dijelaskan dalam teori hierarki kebutuhan Maslow, yang mencakup aspek fisiologis, rasa aman, rasa memiliki, penghargaan, dan aktualisasi diri. Dengan menggabungkan kedua pendekatan ini, Islam memberikan pedoman moral dan etika dalam menciptakan lingkungan belajar yang baik, sementara psikologi membantu dalam memahami kebutuhan individu serta menerapkan strategi pembelajaran yang tepat.