Pertumbuhan lalu lintas yang terus meningkat menuntut kualitas perkerasan jalan yang lebih baik dan tahan lama. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memodifikasi campuran aspal menggunakan bahan tambahan dan limbah potensial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik Marshall pada campuran Asphalt Concrete Wearing Course (AC–WC) dengan menggunakan abu cangkang kelapa sawit sebagai pengganti sebagian Filler. Variasi abu cangkang kelapa sawit yang digunakan yaitu 0%, 2%, 4%, dan 6%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai karakteristik Marshall yang paling optimal diperoleh pada campuran dengan variasi abu cangkang kelapa sawit sebesar 6%. Pengujian dilakukan dengan metode Marshall untuk memperoleh nilai stabilitas, flow, densitas, VIM, VMA, VFA, dan Marshall Quotient. Penambahan abu cangkang kelapa sawit sebagai pengganti sebagian Filler cenderung menyebabkan penurunan nilai VIM, VFA, dan flow serta peningkatan nilai densitas, VMA, stabilitas, dan Marshall Quotient hingga kadar optimum. Perubahan nilai-nilai tersebut masih berada dalam batas yang dipersyaratkan oleh Spesifikasi Umum Bina Marga 2018, sehingga pemanfaatan abu cangkang kelapa sawit sebagai pengganti sebagian Filler pada campuran AC–WC dapat direkomendasikan, khususnya untuk ruas jalan dengan lalu lintas yang tidak terlalu padat seperti jalan perkampungan.
Copyrights © 2025