Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan membaca permulaan siswa yang ditandai dengan hanya 18,75% siswa yang mencapai nilai KKM (70). Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) dalam meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas 1 SD Negeri 066049 Medan Helvetia. Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus, menggunakan model Kurt Lewin yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas 1. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes, dengan indikator keberhasilan mencapai minimal 75% ketuntasan klasikal. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. Pada tahap pra-tindakan, hanya 6 siswa (18,75%) yang tuntas. Setelah penerapan metode SAS pada Siklus I, persentase ketuntasan meningkat menjadi 65,62% (21 siswa). Berdasarkan refleksi dan perbaikan, Siklus II dilaksanakan, yang menghasilkan peningkatan lebih lanjut hingga mencapai 75% ketuntasan klasikal (24 siswa). Selain itu, skor observasi aktivitas belajar siswa juga meningkat pesat, dari 55% pada Siklus I menjadi 85% pada Siklus II. Peningkatan ini membuktikan bahwa metode SAS, yang memanfaatkan media visual seperti gambar dan kartu kata, efektif dalam meningkatkan minat, konsentrasi, dan keterampilan membaca siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode SAS berhasil meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas 1 dan direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025