Kenaikan harga bahan baku, khususnya buah-buahan, merupakan salah satu tantangan utama yang dihadapi pedagang jus buah di sekitar Universitas Battuta. Kondisi ini berdampak langsung pada biaya produksi dan mengancam keberlanjutan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor minuman sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan membantu pedagang jus buah dalam menganalisis dampak kenaikan harga bahan baku, sekaligus memberikan solusi praktis melalui pendampingan manajemen biaya dan pencatatan keuangan sederhana. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi wawancara dengan pedagang jus untuk memperoleh data primer, analisis data sekunder mengenai fluktuasi harga bahan baku, serta pelatihan pengelolaan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kenaikan harga bahan baku mendorong meningkatnya biaya produksi, yang kemudian memaksa pedagang menaikkan harga jual jus. Hal ini menimbulkan perubahan perilaku konsumen, di mana sebagian konsumen mengurangi frekuensi pembelian. Namun, melalui pendampingan, pedagang jus buah memperoleh pemahaman baru mengenai strategi efisiensi operasional, alternatif pengadaan bahan baku, serta pentingnya pencatatan akuntansi sederhana untuk memantau arus kas dan laba usaha. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan usaha UMKM jus buah dalam menghadapi tantangan kenaikan harga bahan baku, sekaligus mendukung keberlanjutan usaha di lingkungan sekitar Universitas Battuta.
Copyrights © 2025