cover
Contact Name
Irma Herliza Rizki
Contact Email
ir_marez@yahoo.com
Phone
+6282277432752
Journal Mail Official
ubattuta@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sekip Simpang Jl. Sikambing No. 1, Kelurahan Sei Putih Timur I, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara.
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Kepada Masyarakat
Published by Universitas Battuta
ISSN : 3047759X     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Battuta. Jurnal diterbitkan tiga kali dalam satu tahun (Januari, May, September). Jurnal ini memuat beberapa permasalahan umum dari hasil penelitian yang dilaksanakan kepada masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual serta hasil penelitian yang telah dicapai dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 57 Documents
Menggali Potensi dan Bakat Siswa dalam Kepribadian Daya Saing di Era 4.0 di Pondok Pesantren Modern Saifullah an nahdiyah Irma Herliza Rizki; Oky Syahputra; Muammar Rinaldi; Tina Muhardika Handayani
Battuta-Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): Edisi Januari
Publisher : LPPM Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bakat tidak hanya mencakup aspek keterampilan atau kemampuan fisik, tetapi juga mencakup kecakapan mental, emosional, dan sosial. Bakat merupakan sesuatu yang dimiliki secara alami oleh seseorang. MA Pondok Pesantren Saifullah jalan Batu Gemuk, Kec. Namo Rambe, Kab. Deli Serdang Prov. Sumatera Utara, Bakat siswa di pesantren (pondok pesantren) dapat mencakup berbagai aspek, tidak hanya sebatas akademis. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di pondok Pesantren Saifullah Memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenali dan memahami potensi yang dimiliki di bidang keagamaan, akademis, seni, olahraga, dan keterampilan lainnya. Mendorong pengembangan kepribadian siswa secara holistik melalui peningkatan keterampilan sosial, kepemimpinan, dan keberanian dalam mengekspresikan diri. Pemaparan mengenai bakat siswa dan tujuan oleh kepala pesantren menjadi langkah awal yang positif dalam menciptakan suasana yang mendukung keberhasilan kegiatan "Mengembangkan Bakat Siswa." Diharapkan, inspirasi yang diberikan dapat menjadi pendorong bagi siswa untuk menggali potensi dan bakat mereka dengan semangat yang tinggi.
Penerapan Model Pembelajaran yang Efektif dalam Meningkatkan Hasil Pembelajaran yang Baik Afrizal; Debi Masri
Battuta-Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): Edisi Januari
Publisher : LPPM Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam kegiatan ini adalah rendahnya hasil belajar siswa. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Generatif Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas X SMA Swasta Budisatrya Medan. Kegiatan ini dilakukan di kelas X SMA Swasta Budisatrya Medan. Populasi dalam kegiatan ini adalah seluruh kelas X SMA Swasta Budisatrya Medan yang terdiri dari 4 kelas. Sampel kegiatan ini terdiri dari X-3 sebagai kelas eksperimen dan X-4 sebagai kelas kontrol. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 64.75 dengan simpangan baku 13.96, sedangkan nilai rata-rata kelas kontrol adalah sebesar 60.75 dengan simpangan baku 13.99. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan rumus statistik uji t dengan dk = n1 + n22 pada taraf signifikan 95%. Dari hasil perhitungan hipotesis diperoleh t_hitung sebesar 5.750 dan t_tabel sebesar 1.994. Dengan kata lain Hipotesis diterima. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Generatif Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas X SMA Swasta Budisatrya Medan.
Inovasi Kuliner Lokal Dalam Rangka Meningkatkan Kunjungan WisatawanDi Desa Pardinggaran, Kabupaten Toba Muhammad Rizal Sitepu
Battuta-Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): Edisi Januari
Publisher : LPPM Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makanan khas batak ombus-ombus adalah makanan yang berasal dari bahasa Batak yang mempunyai arti ditiup-tiup. Makanan ini disebut dengan ombus-ombus karena makanan ini biasanya dimakan ataupun disajikan dalam keadaan yang masih panas dan itu berarti untuk menikmati ombus-ombus ini perlu ditiup-tiup terlebih dahulu. Biasanya makanan ini akan lebih enak bila disajikan bersama dengan teh manis ataupun kopi panas. Tak jelas sejak kapan penganan ini mulai “membudaya”. Namun pada acara seremonial adat Batak tertentu, biasanya ombus-ombus tetap menjadi hidangan penutup dalam acara tersebut. Ombus-ombus dibuat dari bahan tepung beras pilihan, yang dicampur dengan gula putih serta diaduk dengan kelapa parut dan sebagian lagi menggunakan gula merah kemudian dibungkus dengan daun pisang lantas dikukus layaknya seperti membuat panganan dari tepung beras lainnya. Adapun tepung beras yang digunakan adalah tepung pilihan dan tidak bisa sembarang, sedangkan kelapa harus diparut dengan tangan (secara manual) karena jika menggunakan parutan mesin, patinya akan hilang, serta daun pisang pembungkus yang digunakan juga tidak sembarangan yaitu jenis ‘ucim’ (pucuk teratas daun) karena sangat berpengaruh terhadap rasa ombus-ombus. Ombus-ombus tersebut menjadi khas dikarenakan salah satu sisi pelipatan daun menjadi empat persegi, dan ini disusun dengan rapat pada kantongan tandan, lalu dimasukkan ke dalam kaleng yang ditempatkan pada gerobak sepeda sehingga inilah yang membuat ombus-ombus tetap hangat meskipun dijajakan seharian penuh. Sehingga atas dasar inilah kami tertarik mengangkat suatu judul penelitian tentang inovasi kuliner khas local dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Toba.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Absensi Face Recognition pada Karyawan PT. Global Andalas Cargotama Dinur Syahputra; Ellanda Purwawijaya; Aripin Rambe
Battuta-Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): Edisi Januari
Publisher : LPPM Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Absensi adalah sebuah kegiatan pengambilan data, guna mengetahui jumlah kehadiran pada sebuah acara, atau organisasi. Dimana hasil dari sistem itu berguna untuk mendapat hasil keputusan yang di buat bersama untuk kelancaran dan kemajuan sebuah organisasi maupun perusahaan. Penggunaan Absensi dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Dari mulai absensi manual atau tulis tangan pada saat hadir sampai dengan saat ini dimana bisa absensi menggunakan Aplikasi. Maka dari itu perlu adanya pelatihan kepada masyarakat, khususnya dalam hal ini adalah karyawan PT. Global Andalas Cargotama, dengan melakukan kegiatan pelatihan absensi pada karyawan PT. Global Andalas Cargotama dengan menggunakan Aplikasi Face Recognition. Adapun tujuannya sebagai bentuk memperkenalkan aplikasi Face Recognition serta manfaat yang akan di peroleh dalam penggunaan aplikasi Face Recognition, serta manfaat meningkatkan pemahaman karyawan PT. Global Andalas Cargotama tentang teknologi Aplikasi dan fasilitas layanan yang dapat di gunakan untuk meningkatkan keterampilan karyawan
Membangun Jiwa Entrepreneur Melalui Pendidikan Kewirausahaan Pada Pelajar Pondok Pesantren Modern Saifullah An Nahdliyah Henny Purnama Dewi; Aryani Sairun
Battuta-Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): Edisi Januari
Publisher : LPPM Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mitra pada Pengabdian Masyarakat ini adalah Pondok Pesantren Modern Saifullah An Nahdliyah. Masalah yang ada di lapangan adalah kurangnya pengetahuan siswa/i tingkat pesantren ini mengenai kewirausahaan sehingga PKM ini akan memaparkan edukasi mengenai kewirausahaan dan juga selain edukasi juga diberikan motivasi agar Pelajar Pondok Pesantren Modern Saifullah An Nahdliya dapat memiliki pengetahuan yang mumpuni mengenai entrepreneur melalui Pendidikan kewirausahaan yang pada akhirnya dapat membangun jiwa entrepreneur. Target luaran dari PKM ini adalah publikasi jurnal yang memiliki E-ISSN. Tujuan dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk mensosialisasikan pentingnya pengetahuan kewirausahaan sehingga dapat membangun jiwa entrepreneur yang pada akhirnya diharapkan dapat menciptakan generasi- generasi muda yang memiliki karakter entrepreneur yang kuat sebagai mudal untuk menjadi para pengusaha-pengusaha handal di masa yang akan datang. Dengan diadakannya edukasi serta motivasi mengenai kewirausahaan pada Pelajar Pondok Pesantren Modern Saifullah An Nahdliyah diharapkan semakin banyaknya pelajar yang lebih termotivasi untuk menjadi pelaku bisnis kreatif melalui UMKM yang pada akhirnya selain dapat meningkatkan penghasilan juga akan membantu meningkatkan perekonomian nasional. Pada pengabdian kepada Masyarakat ini juga diberikan apa saja contoh ide bisnis yang kreatif dan inovatif di tahun 2023
Peningkatan Kemampuan Berwirausaha Bagi Pelajar Pondok Pesantren Modern Saifullah An Nahdliyah Aryani Sairun; Henny Purnama Dewi; Amril; Nadia Nur Sahgira; Andini Permata Putri
Battuta-Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): Edisi Januari
Publisher : LPPM Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengangguran di Indonesia salah satunya disebabkan karena masih rendahnya pendidikan dan rendahnya daya saing, mereka cenderung kurang terampil dalam mengembangkan keterampilan, sehingga tidak mampu bersaing. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat Internasional ini yang berkolaborasi antara kampus yang ada di Medan Universitas Battuta, IBK Indonesia, FKPT dan kampus Politeknik Tuanku Sultan Bahiyah yang ada di Malaysia dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan baru tentang betapa pentingnya berwirausaha di kalangan pelajar dengan kegiatan penyuluhan dan pelatihan dalam peningkatan kemampuan berwirausaha bagi para pelajar sebagai peluang bisnis bagi generasi muda yang mandiri. Dimana Kegiatan ini juga bertujuan untuk memotivasi pelajar Pondok pesantren Modern Saifullah An Nahdliya Namborambe dalam menghadapi dunia kerja dan mempersiapkan mereka saat memasuki pendidikan tinggi melalui pelatihan kewirausahaan supaya bisa membuka peluang bisnis untuk berwirausaha dengan metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan berbagai metode seperti ceramah, diskusi dan tanya jawab. Pengabdian ini memberikan solusi komprehensif dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan dalam peningkatan kemampuan dasar kewirausahaan pada pelajar di Sekolah pondok pesantren Modern Saifullah An Nahdliya Namborambe. Kesesuaian materi pengabdian dengan permasalahan yang dihadapi dalam pengembangan kewirausahaan sekolah, terlihat dari antusiasme peserta pelajar pondok pesantren Modern Saifullah An Nahdliya Namborambe dalam menyimak, mengajukan pertanyaan dan diskusi aktif dengan Tim/ para pemateri Pengabdian selama kegiatan pengabdian berlangsung sampai akhir.
Penguatan Strategi UMKM AA Fried Chicken Karina Silaen; Arisman Parhusip; Lasman Eddy Bachtiar; Montaris Silaen; Sri Rezeki
Battuta-Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): Edisi Januari
Publisher : LPPM Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wirausaha harus dapat memikirkan cara-cara baru untuk memecahkan masalah atau memenuhi kebutuhan pasar yang ada. Memiliki keterampilan kepemimpinan yang baik untuk memotivasi tim, mengambil keputusan yang tepat, dan mengarahkan arah bisnis itu harus dimiliki wirausahawan. Sekarang ini berwirausaha sangatlah penting dan juga dikategorikan sebagai kebutuhan. Usaha yang maju akan menghasilkan keuntungan yang lebih banyak. Selain itu juga dapat memberi peluang yang luas bagi mereka yang belum memiliki pekerjaan. Jadi kewirausahaan lebih banyak untungnya dari pada ruginya apabila dikelola dengan sebaik mungkin. Kendala yang masih ada pada usaha AA Fried Chicken: Kurangnya pekerja, banyaknya pelanggan yang membuat pekerja kewalahan dalam pemesanan konsumen, Beberapa pekerja di AA Fried Chicken ada yang masih kurang cepat dalam melakukan pekerjaan sehingga kurang terkendali. Untuk memperoleh data yang di butuhkan terkait dengan pengabdian ini, menggunakan beberapa teknik pengumpulan data sebagai berikut:  Observasi sering disebut juga sebagi metode pengamatan. Ringkasnya metode observasi adalah cara pengumpulan data dengan cara melakukan pencatatan secara cermat dan sistematik. Interview (wawancara) merupakan teknik pengumpulan data apabila peneliti ingin melakukan studi pendahuluan untuk menemukan permasalahan yang harus diteliti. Berdasarkan dari kegiatan pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat sesuai dengan jadwal yang telah di tentukan, maka terciptalah sebuah strategi dalam meningkatkan produktivitas UMKM AA Fried Chicken untuk membantu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pekerjaan yang layak, penulis ingin memberikan gambaran kepada masyarakat bahwa peran dan kontribusi UMKM sangatlah besar untuk memutar roda ekonomi. Pembehasan mengenai kegiatan sosialisasi strategi UMKM melibatkan upaya untuk menyebarkan informasi, pengetahuan, dan keterampilan terkait strategi bisnis kepada pemilik UMKM, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.
Pendidikan Kesehatan Tentang Premenstuasi Syndrom Pada Siswa MTs N Rantauprapat Nailatun Nadrah; Novica Jolyarni Dornic; Rika Handayani
Battuta-Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 2 (2024): Edisi Mei
Publisher : LPPM Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Premenstrual syndrome (PMS) adalah suatu kondisi yang kompleks dan tidak begitu dimengerti yang terdiri atas satu atau lebihdari sejumlah gejala fisik dan psikologis yang dimulai pada fase luteal dari siklus menstruasi. Jumlah wanita yang mengalami sindrom pramenstruasi masih cukup tinggi, baik di Indonesia maupun di negara lain. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan para remaja wanita mengenai sindrom pramenstruasi dan upaya mengatasi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam satu hari pada bulan 2024 di MTS N Rantauprapat, dilakukan pada remaja putri kelas VII. Kegiatan dimulai dengan melakukan pretest untuk mengidentifikasi pengetahuan mengenai sindrom pramenstruasi dan setealh dilakukan Pendidikan Kesehatan dilakukan posttest dengan soal yang sama untuk menilai pengetahuan pasca penyuluhan. pendidikan kesehatan berupa penyuluhan dengan pemberian materi melalui media power point. Hasil pretest menunjukkan bahwa 24,3% siswi memiliki pengetahuan baik dan hasil posttest menunjukkan adanya peningkatan, yaitu menjadi 73%. Hasil kegiatan pengabdian ini pendidikan kesehatan melalui penyuluhan dapat membawa perubahan terhadap tingkat pengetahuan.
Pengembangan Model Bisnis Berkelanjutan bagi UMKM di Desa Buntu Bedimbar dengan Pendekatan Administrasi Bisnis Modern Mario Andriaskiton; August Halomoan Siregar; Iventura Fitra Uli Tamba; Victor; Ferry Hidayat; Agusman; Michael Novranda Surbakti
Battuta-Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 2 (2024): Edisi Mei
Publisher : LPPM Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Buntu Bedimbar memerlukan pendekatan komprehensif untuk mengatasi tantangan yang dihadapi, termasuk keterbatasan pengetahuan kewirausahaan dan manajemen bisnis, serta kurangnya penerapan teknologi digital. Melalui pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pelatihan kewirausahaan dan implementasi teknologi modern, UMKM telah mengalami peningkatan dalam kinerja dan daya saingnya. Pelatihan yang mencakup konsep kewirausahaan, strategi pemasaran, dan manajemen keuangan, serta pendampingan teknis dalam penerapan teknologi digital, telah memberikan dampak positif terhadap efisiensi operasional dan volume penjualan UMKM. Selain itu, pendekatan bisnis modern yang fleksibel dan penggunaan metode lean startup telah membantu UMKM beradaptasi dengan perubahan pasar yang cepat. Kolaborasi antar UMKM, pemerintah daerah, dan institusi pendidikan juga diperlukan untuk mendukung keberlanjutan dan peningkatan daya saing UMKM di pasar lokal dan nasional
Implementasi sistem rujukan dan intervensi gizi dalam upaya pencegahan stunting Halimah Tusya Diah Harahap; Rani Darma Sakti Tanjung; fitriyani Nasution; Supriati
Battuta-Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 2 (2024): Edisi Mei
Publisher : LPPM Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting adalah kondisi ketika balita memiliki tinggi badan dibawah rata-rata. Hal ini diakibatkan asupan gizi yang diberikan, dalam waktu yang panjang, tidak sesuai dengan kebutuhan. Stunting berpotensi memperlambat perkembangan otak, dengan dampak jangka panjang berupa keterbelakangan mental, rendahnya kemampuan belajar, dan risiko serangan penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, hingga obesitas. Permasalahan Stunting ini tidak hanya terjadi di Indonesia, namun juga di berbagai negara, disebutkan bahwa WHO mengestimasikan jumlah keseluruhan kasus penyakit yang terjadi pada suatu waktu tertentu di suatu wilayah (prevalensi) Stunting (balita kerdil) di seluruh dunia sebesar 22 persen  atau sebanyak 149,2 juta jiwa pada tahun 2020. Di Indonesia, berdasarkan data Asian Development Bank, pada tahun 2022 persentase Prevalence of Stunting Among Children Under 5 Years of Age di Indonesia sebesar 31,8 persen. Jumlah tersebut, menyebabkan Indonesia berada pada urutan ke-10 di wilayah Asia Tenggara.  Selanjutnya pada tahun 2022, berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, angka stunting Indonesia berhasil turun menjadi 21,6 persen. Kegiatan Pengabdian ini diharapkan bahwa target persentase stunting di Indonesia pada tahun 2024 dapat turun hingga 14 persen dengan cara melakukan edukasi tentang pola makan yang seimbang dan asupan Gizi. Desa Janji merupakan salah satu daerah yang terdapat kasus stunting. Kegiatan posyandu merupakan alternative yang dapat digunakan untuk bertemu langsung kepada sasaran. Kegiatan dilakukan dengan memerikan penyuluhan, menjelaskan jenis- jenis makanan yang mengandung gizi serta mengolah makanan yang benar yang selanjutnya makanan tersebut dibagikan kepada Ibu yang memiliki bayi.  Kegiatan tersebut berlangsung dengan tertib dengan dihadiri 20 orang Ibu yang memiliki Bayi, mereka merespon dengan baik dan terjadi umpan balik