Salah satu faktor penting dalam keberhasilan akademik mahasiswa adalah motivasi belajar, dan keaktifan berorganisasi diduga berperan dalam meningkatkannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar antara mahasiswa yang aktif dan tidak aktif berorganisasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif komparatif dengan dua kelompok sampel, menggunakan angket Motivasi Belajar sebagai instrumen utama. Data dianalisis menggunakan Independent Sample T-Test untuk membandingkan ratarata motivasi belajar antar kelompok. Pada bagian hasil menunjukkan adanya perbedaan signifikan, di mana mahasiswa aktif organisasi memiliki rata-rata motivasi belajar sebesar 49,14, sedangkan mahasiswa tidak aktif memiliki rata-rata 41,29. Nilai Sig. (2-tailed) = 0,002 menegaskan perbedaan tersebut signifikan secara statistik. Kesimpulannya, keaktifan berorganisasi berpengaruh positif terhadap motivasi belajar mahasiswa. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan organisasi dapat dimanfaatkan sebagai sarana pengembangan diri dalam program pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan motivasi dan kemampuan mahasiswa
Copyrights © 2026