Otonomi daerah merupakan hak daerah untuk mengatur dan mengembangkan potensi atau sumber dayayang ada di daerahnya sendiri. Keberhasilan otonomi daerah tidak terlepas dari faktor tata kelola yang baikdan benar. Tata kelola yang baik dan benar itu adalah tata kelola yang mampu membuat makmur dansejahtera masyarakat. Output dari pada tata kelola yang baik dan benar adalah sistem pemerintahan yanggood governance. Penelitian ini bertujuan : Ingin mengetahui pengaruh antara Tata Kelola PemerintahanDesa dengan Peningkatan Kinerja bagi Aparat Pemerintah Desa di Kecamatan Wori Kabupaten MinahasaUtara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode Kuantitatif. Dimanamenurut Sugiyono (2018), data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka, atau data kuantitatif yangdiangkakan (scoring). Sumber data yang digunakan dapat berbentuk data Primer dan Data Sekunder. Dataprimer dapat diperoleh melalui Kuesioner sedangkan data Sekunder dapat diperoleh melalui data statistikberupa Deskripsi Wilayah Penelitian. Penentuan Populasi ditetapkan sebanyak 60 Responden. Dari hasilpenelitian membuktikan: 1). Bahwa untuk meningkatan Tata kelola pemerintahan yang baik khususnyabagi aparat pemerintah Desa maka dibutuhkan peningkatan terhadap Kinerja bagi Aparat Pemerintah Desa.2). Dari hasil penelitian membuktikan bahwa hubungan atau pengaruh variavel X sebesar 0.515 yang dapatdiaplikasikan bahwa setiap peningkatan Tata Kelola Pemerintah Desa sebesar 1 satuan, maka Kinerjaapparat pemerintah desa akan meningkat sebesar 0,515. 3). Sedangkan sisanya 54.70 % dipengaruhi olehvariabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Kata kunci: Tata Kelola, Pemerintahan Desa, Kinerja, Aparat
Copyrights © 2026