JURNAL TEOLOGI DAN PENDIDIKAN KRISTEN
Vol. 3 No. 3 (2025): April 2025

PENGAKUAN DOSA DALAM LITURGI KRISTEN

Mikhael Chalvin Aldy Laoh (Unknown)
Mentari Ruthma Putri (Unknown)



Article Info

Publish Date
21 Apr 2025

Abstract

Abstrak Dosa merupakan tindakan sadar yang tidak taat kepada perintah Tuhan dalam arti tertentu menolak kebaikan dan cinta ilahi. Dosa tidak bermula pada tindakan yang terang terangan tetapi dosa timbul dari hati dan pikiran manusia (Markus 7:21-23). Agama Kristen mengajarkan bahwa Adam dan Hawa sudah berdosa. Oleh kerena itu anak dan cucunya menjadi orang berdosa karena mereka menjdai keturuna orang berdosa. Tiap-tiap anak kandung  dan dilahirkan oleh ibunya dalam keadaan dosa. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh sikap dalam Pengakuan dosa. Kejatuhan manusia tidak disebabkan oleh Tuhan Allah, iblis, atau Adam dan Hawa, melainkan bersumber dari hati manusia yang dipenuhi keegoisan untuk menjadi manusia yang bebas tanpa ingin terikat dengan aturan Allah. Dalam perspektif Alkitab, pengakuan dosa melibatakan pengakuan secara lisan atau batin kepada Allah, serta penyesalan yang lulus. Inisitif Allah untuk menemui manusia pun turut dinyatakan di dalam liturgi karena liturgi dipandang sebagai sebuah undangan dari Allah untuk merayakan iman. Kata-kata kunci: Pengakuan Dosa, Liturgi Abstract             Sin is a conscious act of disobeying God's commands in a sense rejecting divine goodness and love. Sin does not originate from overt actions but sin arises from the human heart and mind (Mark 7:21-23). Christianity teaches that Adam and Eve sinned. Therefore, his children and grandchildren become sinners because they are the descendants of sinners. Every biological child is born to its mother in a state of sin. This research aims to explain the influence of attitude in confession. The fall of humans was not caused by God, the devil, or Adam and Eve, but rather came from the human heart which was filled with selfishness to become a free human being without wanting to be bound by God's rules. In a Biblical perspective, confession of sin involves verbal or mental confession to God, as well as passing regret. God's initiative to meet humans is also expressed in the liturgy because the liturgy is seen as an invitation from God to celebrate faith.   Key words: Confession of sin, Liturgi

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

saritabahalap

Publisher

Subject

Description

SARITA BAHALAP : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani. Adalah merupakan wadah publikasi ilmiah dari hasil penelitian Teologi dan Pendidikan Kristiani serta menerima artikel dari berbagai sub-disiplin ilmu Teologi dan Pendidikan Kristiani, terutama yang bercirikan dengan teologi Bethel dan tidak ...