Perkembangan Internet of Things (IoT) telah menjadi pendorong utama transformasi sistem produksi dalam era Industri 4.0, terutama melalui kemampuan konektivitas real time, integrasi sensor, serta otomatisasi adaptif yang memperkuat fleksibilitas operasional. Kajian ini bertujuan menganalisis secara komprehensif kontribusi IoT terhadap peningkatan fleksibilitas sistem produksi industri melalui metode literature review terhadap publikasi ilmiah terindeks bereputasi periode 2019–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa IoT meningkatkan fleksibilitas produksi melalui pemantauan proses secara real time, reconfigurable manufacturing systems, optimasi kontrol kualitas, integrasi supply chain, serta manajemen energi adaptif. IoT juga memperluas kemampuan sistem produksi melalui predictive maintenance, digital twin, traceability, dan smart scheduling yang memungkinkan penyesuaian proses berdasarkan kondisi aktual. Temuan ini menegaskan bahwa IoT tidak hanya berfungsi sebagai teknologi pendukung, tetapi sebagai komponen strategis dalam membangun ekosistem produksi cerdas yang responsif terhadap dinamika pasar, variasi produk, dan ketidakpastian operasional. Selain itu, hasil studi menekankan pentingnya integrasi IoT dengan teknologi emerging seperti AI, machine learning, serta cyber-physical systems untuk memperkuat fleksibilitas industri lintas skala. Kajian ini memberikan dasar ilmiah yang kuat bagi pengembangan penelitian lanjutan maupun implementasi IoT pada berbagai sektor manufaktur modern.
Copyrights © 2025