Penelitian ini mengembangkan sebuah sistem monitoring karbon pada perkebunan berbasis sensor IoT yang dirancang untuk melakukan pengukuran emisi dan penyerapan karbon secara real-time, serta memastikan integritas data melalui mekanisme validasi hash. Sistem ini memanfaatkan sensor lingkungan seperti CO₂, suhu, kelembapan, dan kelembapan tanah yang diintegrasikan dengan modul mikrokontroler berdaya rendah. Data dikirimkan ke server berbasis cloud untuk diproses, dianalisis, dan divisualisasikan. Untuk menjamin keaslian dan ketertelusuran data, setiap paket data diberi identitas hash unik menggunakan algoritma kriptografi sehingga perubahan atau manipulasi data dapat terdeteksi dengan cepat. Metode penelitian meliputi perancangan perangkat keras, pengembangan perangkat lunak IoT, implementasi protokol komunikasi MQTT/HTTP, serta integrasi hash verification pada lapisan data. Pengujian dilakukan pada lahan perkebunan dengan kondisi lingkungan bervariasi untuk mengevaluasi akurasi sensor, kestabilan transmisi data, efisiensi daya, serta konsistensi nilai hash terhadap data mentah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan monitoring karbon secara kontinu dengan tingkat kestabilan pengiriman data mencapai lebih dari 95%, dan validasi hash berhasil mendeteksi seluruh percobaan manipulasi data. Pengukuran sensor menunjukkan penyimpangan rata-rata di bawah 3% dibandingkan instrumen pembanding. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi IoT dan hash verification dapat meningkatkan reliabilitas monitoring karbon di tingkat perkebunan serta membuka peluang penerapan teknologi ini pada skema sertifikasi karbon digital.
Copyrights © 2025