Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Edy Sabara; Retyana Wahrini; Aulia Sabril
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 10
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Pada pertengahan tahun 2019 seluruh negara di dunia menghadapi pandemi Covid-19 yang diakibatkan oleh virus Corona. Sampai sekarang awal tahun 2022 pandemi ini masih belum ditemukan obatnya dan bahkan terus meluas dan semakin banyak orang yang terjangkit virus ini. Adanya wabah virus ini menyebabkan pemerintah Indonesia memberlakukan pembatasan sosial dalam skala besar (PSBB) dan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) level 3, level 2, dan level 1 bagi daerah-daerah yang terjangkit penyakit ini termasuk kota Makassar. Dampak dari diberlakukannya pemabatasan dalam dunia pendidikan salah satunya adalah menyebabkan sekolah dan kampus harus menerapkan pembelajaran daring atau pembelajaran dari rumah. Berdasarkan kondisi tersebut, maka dalam merancang dan mempersiapkan proses pembelajaran melibatkan banyak komponen dan aktivitas yang harus terencana dengan baik, sistematis dan terukur dengan menggunakan teknologi internet dan aplikasi aplikasi interaktif. Namun sebagian besar guru yang mengajar pada satuan pendidikan di sekolah dasar di kabupaten Pangkajene dan Kepulauan masih mengalami kendala dalam menyiapkan perangkat pembelajaran, utamanya media audio visual yang bisa menjadi alternatif dalam penyampaian materi ajarnya. Kondisi seperti ini menjadi cukup potensial dijadikan sebagai lokasi sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam hal pelatihan pembuatan video pembelajaran dengan aplikasi rekam layar. Selain itu guru pada umumnya sudah memiliki laptop dan bahkan sekolah pada umumnya memiliki personal computer, sehingga pemahaman tentang pengoperasian komputer sangat baik. Menimbang banyakya manfaat, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat di SD Negeri 25 Taraweang Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep efektif selama 2  (dua) bulan Kata Kunci: Aplikasi interaktif, media pembelajaran, pelatihan, pendampingan
PERBANDINGAN WAKTU TEMPUH MOBILE ROBOT DALAM ARENA LABIRIN DENGAN ALGORITMA TANGAN KIRI DAN ALGORITMA TANGAN KANAN Aulia Sabril; Nurul
Jurnal Media Elektrik Vol. 17 No. 3 (2020): MEDIA ELEKTRIK
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/metrik.v17i3.5402

Abstract

Mobile robot mampu menyusuri labirin tertutup dengan menggunakan algoritma. Algoritma yang digunakan ini memberikan kemampuan robot untuk mengambil pilihan apabila dalam menyusuri jalur labirin terdapat dinding penghalang. Penelitian ini membahas dua perbandingan waktu tempuh algoritma robot dalam bernavigasi menyusuri labirin untuk mencari dan mengambil kelereng. Algoritma tersebut yakni algoritma tangan kanan dan tangan kiri. Kedua algoritma tersebut diterapkan kemudian kedua hasil uji waktu tempuh dibandingkan untuk mengetahui algoritma yang dapat memberikan waktu tempuh paling cepat. Capaian hasil penelitian ini adalah algoritma tangan kanan lebih unggul dari waktu tempuh secara keseluruhan dibandingkan algoritma tangan kiri.
Internet of Things (Iot)-based Overcurrent Protection and Detection Device for Household Eletrical Safety Muliadi; Muhammad Mahdinul Bahar; Aulia Sabril; Muhammad Riska
Journal of Embedded Systems, Security and Intelligent Systems Vol 6, No 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/jessi.v6i4.11715

Abstract

The increasing risk of electrical fires caused by overcurrent, overheating cables, and the lack of early monitoring mechanisms in conventional household electrical protection systems has become a significant safety concern, as most protection devices only disconnect power without providing real-time monitoring or early warnings. This study aims to develop an Internet of Things (IoT)-based electrical protection system capable of detecting abnormal electrical conditions and providing early warning notifications. The system uses an ESP32 microcontroller integrated with several sensors, including the PZEM-004T sensor to monitor electrical parameters, the DS18B20 sensor to detect cable temperature, the MQ-2 sensor for smoke detection, and a flame sensor for fire detection. The research methodology includes system design, hardware and software integration, and performance testing through sensor functionality tests and response time measurements. The testing results show that the PZEM-004T sensor measured voltage in the range of 212.50–213.60 V and current around 1.95–1.96 A during testing. The DS18B20 sensor recorded temperatures between 27.81°C and 28.94°C with an average response time of 12.05 seconds when the threshold was exceeded. The MQ-2 sensor achieved a 100% success rate in detecting smoke, while the flame sensor detected fire in approximately 85% of the trials, with response times of 1.4 seconds and 1.7 seconds before triggering automatic power disconnection via a relay. The system also transmitted monitoring data and warning notifications through a web application and Telegram using cloud-based IoT communication, demonstrating its potential to improve household electrical safety through integrated monitoring, automatic protection, and early warning notifications.
PENGEMBANGAN APLIKASI JAM SHALAT DIGITAL BERBASIS FLUTTER DAN GETX MASJID Aulia Sabril
Jurnal Media Elektronika Vol. 1 No. 1: April 2025
Publisher : Jurnal Media Elektronika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong digitalisasi fasilitas publik, termasuk sistem penanda waktu shalat di masjid. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi jam shalat digital berbasis Flutter dan GetX yang dapat ditampilkan pada layar Android TV sebagai solusi informatif dan mudah dikonfigurasi oleh takmir masjid. Aplikasi menampilkan lima waktu shalat harian (Subuh, Dzhuhur, Ashar, Maghrib, Isya) lengkap dengan hitung mundur ke waktu shalat berikutnya. Metode penelitian menggunakan pendekatan rekayasa perangkat lunak dengan model iteratif dan pengujian lokal. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi mampu menampilkan waktu secara real-time, menyimpan konfigurasi secara permanen menggunakan database Hive, dan memberikan pengalaman antarmuka yang optimal untuk ruangan publik. Implementasi ini dapat menjadi alternatif ekonomis dan fleksibel dibandingkan sistem jam digital konvensional.
PENGEMBANGAN SISTEM MONITORING KARBON PERKEBUNAN BERBASIS SENSOR IOT DAN VALIDASI HASH Aulia Sabril
Jurnal Media Elektronika Vol. 1 No. 2: Oktober 2025
Publisher : Jurnal Media Elektronika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengembangkan sebuah sistem monitoring karbon pada perkebunan berbasis sensor IoT yang dirancang untuk melakukan pengukuran emisi dan penyerapan karbon secara real-time, serta memastikan integritas data melalui mekanisme validasi hash. Sistem ini memanfaatkan sensor lingkungan seperti CO₂, suhu, kelembapan, dan kelembapan tanah yang diintegrasikan dengan modul mikrokontroler berdaya rendah. Data dikirimkan ke server berbasis cloud untuk diproses, dianalisis, dan divisualisasikan. Untuk menjamin keaslian dan ketertelusuran data, setiap paket data diberi identitas hash unik menggunakan algoritma kriptografi sehingga perubahan atau manipulasi data dapat terdeteksi dengan cepat. Metode penelitian meliputi perancangan perangkat keras, pengembangan perangkat lunak IoT, implementasi protokol komunikasi MQTT/HTTP, serta integrasi hash verification pada lapisan data. Pengujian dilakukan pada lahan perkebunan dengan kondisi lingkungan bervariasi untuk mengevaluasi akurasi sensor, kestabilan transmisi data, efisiensi daya, serta konsistensi nilai hash terhadap data mentah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan monitoring karbon secara kontinu dengan tingkat kestabilan pengiriman data mencapai lebih dari 95%, dan validasi hash berhasil mendeteksi seluruh percobaan manipulasi data. Pengukuran sensor menunjukkan penyimpangan rata-rata di bawah 3% dibandingkan instrumen pembanding. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi IoT dan hash verification dapat meningkatkan reliabilitas monitoring karbon di tingkat perkebunan serta membuka peluang penerapan teknologi ini pada skema sertifikasi karbon digital.
ANALISIS KINERJA SISTEM KENDALI DRONE 2D BERBASIS LEADER ELECTION DAN NOISE ADAPTIF Aulia Sabril
Jurnal Media Elektronika Vol. 1 No. 2: Oktober 2025
Publisher : Jurnal Media Elektronika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis kinerja sistem kendali drone 2D yang menerapkan mekanisme leader election dan noise adaptif dalam skenario navigasi multi-agen. Sistem dirancang menggunakan Godot Engine dengan konfigurasi tiga drone yang bekerja secara kolaboratif untuk mencapai target tertentu pada lingkungan semi-terstruktur. Parameter gangguan berupa noise thrust motor dimasukkan pada rentang 0-3 N guna mensimulasikan ketidakstabilan gaya dorong yang umum terjadi pada drone skala kecil. Metodologi penelitian mencakup pemodelan fisik drone, integrasi adaptive noise filtering, dan penerapan algoritma leader election berbasis prioritas posisi dan stabilitas. Data yang diukur meliputi deviasi lintasan, stabilitas arah, waktu konvergensi pemilihan pemimpin, serta akurasi pergerakan drone pada berbagai tingkat gangguan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa adaptive noise filtering mampu mengurangi deviasi lintasan hingga 22,5% dibandingkan sistem tanpa filtrasi adaptif. Selain itu, mekanisme leader election menunjukkan performa stabil dengan waktu konsensus rata-rata 1,4 detik pada kondisi noise rendah dan meningkat menjadi 2,8 detik ketika noise tinggi diberikan secara acak. Integrasi kedua metode ini menghasilkan koordinasi drone yang lebih halus, responsif, dan tahan terhadap gangguan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa kombinasi leader election dan noise adaptif efektif dalam meningkatkan robustnes sistem navigasi drone 2D. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan sistem swarm berskala lebih besar maupun implementasi pada simulasi 3D dan drone fisik