Intensive Care Unit (ICU) merupakan ruang rawat khusus bagi pasien kritis yang membutuhkan penanganan dan observasi intensif, salah satunya pasien yang menjalani operasi laparatomi, dimana pasien ini membutuhkan perawatan khusus setelah menjalani operasi dimana dalam hal ini membutuhkan pemenuhan nutrisi melalui selang NGT. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perbedaan pemberian nutrisi enteral metode intermitten feeding dengan metode bolus pelan (gravity drip) terhadap volume residu lambung pada pasien pasca laparatomi di ruang ICU RSUD Tarakan Jakarta. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2024- Desember 2024. Jenis penelitian ini bersifat analitik kompararif dengan pendekatan secara cross sectional dengan teknik consecutiv sampling yakni sebanyak 31 responden, Hasil penelitian Uji statistic Mean Whitney U test diperoleh nilai p-value 0,0001 dengan significant alpha < 0,05 artinya ada perbedaan volume residu lambung pasien pasca laparatomi dengan pemberian nutrisi enteral intermitten feeding dan gravity drip di ICU RSUD Tarakan Jakarta. Saran untuk rumah sakit agar memberikan edukasi melalui seminar maupun workshop khususnya tenaga kesehatan perawat tentang metode pemberian nutrisi enteral intermitten feeding pada pasien pasca laparatomi.
Copyrights © 2025