Gerakan literasi dini merupakan fondasi penting bagi perkembangan bahasa dan kognitif anak usia dini. Namun, sebagian besar guru di lembaga pendidikan anak masih menghadapi keterbatasan dalam mengelola kegiatan literasi secara kreatif dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan guru Raudlatul Athfal (RA) Wadas Kelir Purwokerto sebagai relawan pustaka yang mampu menumbuhkan budaya literasi di lingkungan sekolah. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung pengelolaan sudut baca serta kegiatan membaca berbasis cerita rakyat lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan guru mengenai konsep literasi dini sebesar 85%, keterampilan mendongeng meningkat 78%, dan partisipasi anak dalam kegiatan membaca meningkat signifikan. Program ini berdampak pada terciptanya ekosistem literasi yang berpusat pada guru dan anak, sekaligus memperkuat peran RA sebagai ruang tumbuhnya budaya baca sejak usia dini.
Copyrights © 2024