Tahun 2045 adalah era di mana Indonesia mendapatkan bonus demografi yaitu banyaknya jumlah SDM yang produktif ketimbang yang nonproduktif. Di era inilah yang nantinya akan mencetak generasi emas di mana Indonesia genap berusia 100 tahun setelah merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat, sistem pendidikan Indonesia ataukah SDM yang harus di perbaiki serta strategi mahasantri luar negeri dalam membentuk sistem pendidikan yang ideal guna melahirkan generasi emas yang agamis, berkompeten, unggul baik dalam IPTEK dan SAINS serta upaya menigkatkan kualitas guru. Kajian penelitian ini menggunakan metode kualitatif, teknik pengumpulan data dengan cara studi pustaka, wawancara, observasi dan dokumentasi dengan para mahasantri yang pernah belajar di luar negeri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa para mahasantri lulusan luar negeri seperti Yaman maupun Mesir memiliki strategi dengan mendirikan sekolah formal yang di dalam sekolah tersebut menggunakan sistem pendidikan terstruktur dan peran guru yang memiliki mental dan profesional terhadap bidangnya. Sehingga nanti bisa memberikan pengajaran yang lebih baik kepada peserta didik dan kemudian melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an, ahli bahasa Arab dan menguasai ilmu Sains dan Iptek. Sehingga hal ini menjadi modal utama generasi masa kini dalam menggoncang mimber-mimber akademik.
Copyrights © 2024