Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
Vol 20 No 2 (2017): DECEMBER

PROFESIONALITAS KEPALA MADRASAH DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN PADA MADRASAH TSANAWIYAH DDI PACONGANG PINRANG

Hermanto Hermanto (Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DDI Pinrang)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2017

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pro­­fesionalitas kepala madrasah dalam peningkatan mutu pendidikan pada Mad­ra­sah Tsanawiah DDI Pacongang Pinrang. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Subyek penelitian adalah: unsur pimpinan, tenaga kependidikan, dan siswa. Metode dan instrumen penelitian yang digunakan: teknik observasi, wawancara/interview, dan ang­ket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap kualitas pendidikan di Madrasah Tsa­nawiyah DDI Pacongang Pinrang adalah sebagai berikut: 1) manajemen madrasah, 2) anggaran pendidikan yang memadai, 3) optimalisasi kerjasama antara pihak madrasah dengan orangtua siswa. Hambatan yang dihadapi dan solusinya dalam peningkatan kualitas pendidikan di Madrasah Tsanawiyah DDI Pacongang Pinran adalah: 1) rendahnya kualitas sarana fisik, 2) rendahnya kualitas guru, 3) rendahnya kesejahteraan guru, 4) rendahnya prestasi siswa,Abstract:The purpose of this research is to know the professionality of the head master of madrasah Tsanawiah DDI Pacongang Pinrang in improving the quality of education. The subjects of research were: school leaders, education personnel, and students. Methods and research instruments used: observation, interviews, and questionnaire. The result of the research showed that the factors that influence the quality of education in Madrasah Tsanawiyah DDI Pacongang Pinrang were as follows: 1) madrasah management, 2) adequate education budget, 3) good cooperation between madrasah with parents. The obstacles faced in improving the quality of education in Madrasah Tsanawiyah DDI Pacongang Pinran were: 1) the low quality of physical facilities, 2) the low quality of teachers, 3) the low of teachers' welfare, 4) the low achievement of the students.

Copyrights © 2017