Perkembangan teknologi digital yang pesat belum sepenuhnya diimbangi dengan kedewasaan etika dan moral generasi muda dalam penggunaannya, yang ditandai dengan munculnya berbagai perilaku tidak bijak di ruang digital. Di sisi lain, kajian mengenai digital wisdom masih cenderung berfokus pada aspek literasi teknis dan belum banyak mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam pendekatan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pendidikan Agama Hindu sebagai pendekatan transformasional dalam membentuk digital wisdom generasi muda. Penelitian menggunakan pendekatan tinjauan literatur (literature review) dengan mengumpulkan sumber dari basis data akademik seperti Google Scholar, Scopus, dan ScienceDirect. Literatur dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang menekankan relevansi topik, kualitas akademik, serta kebaruan publikasi. Analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif dan komparatif melalui identifikasi konsep, pengkajian nilai-nilai Hindu, serta perbandingan temuan penelitian terdahulu, yang kemudian disintesis untuk membangun kerangka konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti Tri Kaya Parisudha, Tri Hita Karana, Tat Tvam Asi, Panca Yama Brata, dan Panca Nyama Brata memiliki relevansi kuat dalam membentuk dimensi kognitif, etis, reflektif, sosial, spiritual, dan kontrol diri dalam digital wisdom. Proses pembentukan berlangsung melalui tahapan tahu, sadar, bijak, hingga bertindak benar. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai agama dalam kurikulum, pembelajaran kontekstual, serta sinergi antara guru dan orang tua dalam membentuk generasi muda yang bijak digital dan berkarakter.
Copyrights © 2026