Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh inflasi, suku bunga, dan nilai tukar terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Data penelitian menggunakan data sekunder yang diambil dari Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia (BI) dan World Bank dalam bentuk time series dari tahun 2000 hingga 2024. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda menggunakan program Eviews 12 sv, yang memungkinkan peneliti untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel independen, yaitu inflasi, suku bunga, dan nilai tukar, dengan variabel dependen, yaitu pertumbuhan ekonomi yang diukur melalui Produk Domestik Bruto (PDB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suku bunga dan nilai tukar berpengaruh signifikan terhadap variabel pertumbuhan ekonomi, sedangkan inflasi memberikan dampak positif dan tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Secara simultan, nilai tukar, inflasi, dan suku bunga terbukti berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Akan tetapi, kemampuan model dalam menjelaskan pertumbuhan ekonomi masih tergolong sedang, yaitu sebesar 38,55%. Ini menunjukkan bahwa masih ada faktor lain di luar penelitian ini yang juga memengaruhi pertumbuhan ekonomi, seperti investasi, pengeluaran pemerintah, kondisi politik, dan situasi ekonomi global.
Copyrights © 2026