Pemanfaatan aplikasi Mobile JKN sebagai inovasi digital BPJS Kesehatan bertujuan meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan, namun masih menghadapi kendala literasi digital masyarakat dan gangguan teknis sistem. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta BPJS dalam menggunakan aplikasi Mobile JKN melalui edukasi, pelatihan praktis, dan pendampingan di Kota Sibolga. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-interaktif dengan tahapan edukasi, simulasi penggunaan aplikasi, pendampingan teknis, dan evaluasi pre-post. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pemahaman, keterampilan, dan kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan aplikasi, yang ditandai dengan kemampuan peserta dalam mengakses fitur layanan secara mandiri serta berkurangnya ketergantungan pada pelayanan langsung di kantor BPJS. Namun demikian, masih ditemukan kendala teknis seperti kegagalan sistem, keterlambatan OTP, dan gangguan jaringan yang mempengaruhi optimalisasi penggunaan. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa edukasi dan pendampingan efektif dalam meningkatkan pemanfaatan Mobile JKN, tetapi keberlanjutan dampak sangat bergantung pada peningkatan kualitas sistem aplikasi dan dukungan kebijakan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026