Stunting merupakan masalah gizi kronis yang ditandai denga gangguan pertumbuhan linear pada anak, yang diukur melalui indikator Tinggi Badan menurut Umur (TB/U). Salah satu upaya pencegahan stunting adalah pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal yang bergizi dan mudah diterima anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas nugget kombinasi daun kelor dan tempe terhadap peningkatan TB/U pada balita stunting diwilayah kerja Puskesmas Gangga. Penelitian ini menggunakan desain ekperimen dengan melibatkan balita stunting usia 12-59 bulan yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi diberikan nugget kelor tempesebanyak 6 butir per hari selama 30 hari. Pengukuran tinggi badan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan tinggi badan yang bermakna pada kelompok intervensi (p=0,028), serta perbaikan kategori TB/U dari sangat pendek menjadi pendek dan normal. Sementara itu, perubahan berat badan tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Dapat disimpulkan bahwa nugget kombinasi daun kelor dan tempe efektif dalam meningkatkan pertumbuhan linear balita stunting dan berpotensi menjadi alternatif makanan tambahan berbasis pangan lokal.
Copyrights © 2026