Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami stres akibat tuntutan akademik dan sosial yang dapat berdampak pada perilaku dan kesehatan mental. Stres yang tidak terkelola dengan baik berpotensi memunculkan perilaku agresif, sehingga dibutuhkan strategi koping dalam proses adaptasi remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat stres dan perilaku agresif dengan strategi koping pada remaja siswa/i MTs Al-Ichlash Serang Baru. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan crosssectional terhadap 145 siswa kelas IX yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Instrumen penelitian meliputi Perceived Stress Scale (PSS-10), Buss-Perry Aggression Questionnaire (BPAQ), dan Brief COPE. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori stres sedang (74,5%), perilaku agresif sedang (89,0%), dan menggunakan strategi koping maladaptif (65,5%). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan strategi koping (p = 0,389). Namun terdapat hubungan negatif yang signifikan antara perilaku agresif dengan strategi koping (p = 0,000; r = -0,314). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan strategi koping adaptif perlu diperkuat untuk menekan perilaku agresif pada remaja.Kata Kunci: Tingkat stres, perilaku agresif, strategi koping
Copyrights © 2026