Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki peran strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, sehingga kinerja pegawai menjadi faktor kunci dalam mutu layanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung gaya kepemimpinan serta disiplin kerja terhadap kinerja pegawai di Puskesmas Segiri Samarinda. Penelitian menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross-sectional terhadap 50 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner Likert dan dianalisis menggunakan SEM-PLS melalui evaluasi outer dan inner model. Hasil menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif signifikan terhadap disiplin kerja (β=0,941; p=0,000), dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja (β=0,613; p=0,001). Namun, gaya kepemimpinan tidak berpengaruh langsung signifikan terhadap kinerja (p>0,05). Disiplin kerja memediasi hubungan tersebut secara signifikan (β=0,577; p=0,001). Kepemimpinan transformasional dan situasional menjadi indikator dominan. Disimpulkan bahwa peningkatan kinerja lebih efektif melalui penguatan disiplin kerja yang dibentuk oleh kepemimpinan yang adaptif dan motivasional.
Copyrights © 2026