Penelitian ini berfokus pada perilaku anak dalam memanfaatkan ruang bermain yang dikembangkan di sekitar kawasan eksisting sungai, khususnya salah satu ruas Sungai Way Awi di Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung. Ruang publik memiliki potensi sebagai elemen unggulan kota, berfungsi tidak hanya sebagai area resapan air hujan, tetapi juga sebagai ruang terbuka hijau yang memberikan kelegaan visual serta mendukung berbagai aktivitas, termasuk ruang bermain anak. Namun, dalam praktiknya, arsitek cenderung menghindari pemanfaatan area tepi sungai sebagai ruang bermain karena pertimbangan keamanan dan tingginya biaya yang diperlukan untuk menciptakan kondisi yang ideal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengkaji peran sungai pada kehidupan masyarakat, dengan menitikberatkan pada perilaku anak dalam memanfaatkan ruang bermain yang memiliki kedekatan dengan sungai. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, melalui observasi lapangan dan penerapan teori arsitektur perilaku, hal ini dilakukan untuk merumuskan strategi desain yang tepat bagi ruang bermain tepi sungai.
Copyrights © 2025