Konsumsi bahan bakar merupakan komponen biaya operasional terbesar kapal komersial, mencapai 40–60% total biaya operasi, sehingga evaluasi dan optimasinya memiliki signifikansi ekonomis dan lingkungan yang tinggi. Penelitian ini menyajikan evaluasi komprehensif konsumsi bahan bakar kapal feri penumpang berbasis data log operasional selama 180 hari menggunakan pendekatan statistik deskriptif. Kebaruan penelitian terletak pada: (1) penerapan kerangka analisis statistik multi-tahap (ukuran pemusatan, sebaran, normalitas, korelasi, regresi polinomial) pada data operasional kapal nasional; (2) kuantifikasi pengaruh variabel multi-faktor (kecepatan, faktor beban, kondisi laut, angin) terhadap konsumsi bahan bakar menggunakan matriks korelasi Pearson; dan (3) perhitungan Energy Efficiency Operational Indicator (EEOI) per segmen kecepatan sebagai indikator kepatuhan terhadap regulasi IMO MARPOL Annex VI. Data menunjukkan: konsumsi rata-rata 9,28 ± 4,09 ton/hari (CV = 44,04%), korelasi kuat kecepatan-FC (r = 0,850, p < 0,001), model regresi kubik R² = 0,785, dan 3,3% observasi teridentifikasi sebagai outlier berbasis metode IQR. Titik operasi paling efisien (FC/EEOI minimum) teridentifikasi pada segmen kecepatan 10–12 knot.
Copyrights © 2024