Tebu adalah jenis tanaman C4 yang adaptif di iklim tropis, merupakan sumber utama sukrosa. Proses produksi gula menghasilkan limbah berupa ampas tebu yang kaya akan selulosa, yang memiliki struktur gugus hidroksil (-OH). Gugus hidroksil ini memungkinkan terjadinya ikatan hidrogen dengan senyawa polar seperti asam lemak bebas. Adsorpsi adalah teknik pembersihan senyawa pengotor yang memanfaatkan gaya tarik-menarik antara permukaan adsorben dengan molekul-molekul adsorbat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efisiensi karbon aktif dari ampas tebu sebagai adsorben untuk mengurangi kadar asam lemak bebas, dengan memvariasikan massa adsorben dan waktu kontak. Proses pembuatan karbon aktif dilakukan pada suhu 300„ƒ selama 1 jam, lalu di aktivasi menggunakan HNO3 10% selama 24 jam. Penelitian ini memiliki variabel bebas berupa waktu adsorpsi yaitu 50, 80, 110 dan 140 menit serta massa adsorben pada 6, 7, 8 dan 9 gram. Proses adsorpsi karbon aktif dilakukan pada minyak jelantah, Karakterisasi karbon aktif dilakukan menggunakan SEM (Scanning Electron Microscopy) untuk mengamati morfologi permukaan dan XRF (X-Ray Fluorescense) untuk mengidentifikasi unsur penyusunnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar FFA terendah (0,17%) diperoleh pada kondisi adsorpsi selama 140 menit dengan massa 9 gram karbon aktif, sedangkan efisiensi penyerapan tertinggi (90%) juga tercapai pada kondisi yang sama. Analisis data isoterm menunjukkan kesesuaian dengan model Langmuir, dengan persamaan y = 45,043x + 2,0685 dan nilai R² = 0,9936.
Copyrights © 2026