Dalam pembelajaran matematika, kemampuan pemecahan masalah menjadi salah satu kemampuan yang harus dimiliki siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran model pembelajaran Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelusuri artikel ilmiah melalui Google Scholar, Semantic Scholar, dan GARUDA berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Proses seleksi dilakukan dengan menggunakan alur PRISMA sehingga diperoleh 15 artikel yang relevan untuk dianalisis yang diterbitkan rentang waktu 2020-2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa model pembelajaran AIR berpotensi memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada berbagai jenjang pendidikan. Siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran AIR memiliki kemampuan pemecahan masalah yang lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran langsung. Hal ini karena model pembelajaran AIR mendorong siswa untuk aktif mendengarkan, berpikir dalam menganalisis masalah, dan melakukan latihan secara berulang sehingga pemahaman menjadi lebih kuat. Dengan demikian, model pembelajaran AIR dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.
Copyrights © 2026