Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Green Human Resource Management dalam penyelenggaraan kebijakan Ruang Terbuka Hijau di Kota Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode kajian pustaka dengan menelaah literatur terkait manajemen sumber daya manusia hijau, tata ruang, dan pembangunan berkelanjutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa capaian Ruang Terbuka Hijau publik di Surabaya telah melampaui ketentuan minimal nasional, namun efektivitas pengelolaannya sangat dipengaruhi oleh kapasitas aparatur pemerintah daerah. Integrasi praktik Green Human Resource Management pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan kebijakan berperan dalam memperkuat kinerja lingkungan kota. Praktik tersebut mencakup rekrutmen hijau, pelatihan lingkungan, penempatan pegawai berbasis kompetensi, penilaian kinerja berbasis indikator keberlanjutan, serta sistem penghargaan yang mendorong perilaku pro lingkungan. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan Ruang Terbuka Hijau tidak hanya ditentukan oleh aspek regulasi dan perencanaan spasial, tetapi juga oleh pengelolaan sumber daya manusia yang terintegrasi dengan tujuan keberlanjutan.
Copyrights © 2026