Masjid berperan penting sebagai lingkungan pendidikan nonformal dalam pembinaan karakter dan literasi keagamaan anak melalui kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi teori ekologi pendidikan Urie Bronfenbrenner dalam kegiatan TPQ di Masjid Al-Fatah Pucangan selama bulan Ramadhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi selama pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Analisis data menggunakan model interaktif Matthew B. Miles dan A. Michael Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan di TPQ berlangsung melalui keterkaitan lima sistem lingkungan, yaitu: (1) mikrosistem tampak pada interaksi langsung antara santri, pengajar, teman sebaya, dan keluarga; (2) mesosistem terlihat pada hubungan antara rumah dan masjid; (3) eksosistem tercermin dalam kebijakan takmir serta dukungan masyarakat; (4) makrosistem menunjukkan kuatnya nilai-nilai Islam sebagai dasar pendidikan; dan (5) kronosistem terlihat pada perubahan metode pembelajaran serta tantangan perkembangan teknologi. Temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh unsur lingkungan dalam meningkatkan mutu pendidikan TPQ serta keberlanjutan pembinaan karakter anak di masjid.
Copyrights © 2026