Pertumbuhan bisnis di Indonesia yang begitu pesat membuat semakin banyak perusahaan yang menyatakan menjadi perusahaan go public. Hal tersebut berhasil meningkatkan minat masyarakat untuk berinvestasi. Namun masyarakat memiliki dana yang terbatas oleh karena itu perusahaan melakukan aksi stock split supaya harga saham dapat dijangkau oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh likuiditas saham, earning per share, dan return saham terhadap keputusan stock split. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah semua perusahaan go public di Indonesia yang melakukan stock split pada periode tahun 2019-2022. Sampel dalam penelitian ini merupakan sampel jenuh yang pemilihannya menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 32 perusahaan. Jenis data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang diambil dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi logistik dengan menggunakan aplikasi SPSS 25. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa variabel likuiditas saham berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan stock split. Sedangkan variabel Earning Per Share (EPS) tidak berpengaruh terhadap keputusan stock split. Kemudian variabel return saham berpengaruh negatif signifikan terhadap keputusan stock split.
Copyrights © 2026