Pengumpulan data kelas merupakan salah satu komponen penting dalam penelitian pendidikan, khususnya dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Berbagai metode pengumpulan data tersedia untuk digunakan oleh pendidik dan peneliti guna memperoleh informasi yang akurat tentang proses dan hasil pembelajaran. Artikel ini menganalisis berbagai metode pengumpulan data kelas, meliputi observasi, wawancara, angket, dokumentasi, dan tes. Setiap metode memiliki kelebihan dan keterbatasan masing-masing yang perlu dipahami agar dapat digunakan secara tepat. Penggunaan metode yang sesuai akan berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan mutu pembelajaran. Kajian ini berlandaskan pada pemikiran Nurfuadi yang menekankan pentingnya profesionalisme guru dalam memilih dan menerapkan metode pengumpulan data yang tepat untuk kepentingan peningkatan mutu pembelajaran.
Copyrights © 2026