Sekam padi merupakan limbah pertanian yang dihasilkan dalam jumlah besar dari aktivitas penggilingan padi dan belum dimanfaatkan secara optimal, khususnya di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi pemanfaatan sekam padi sebagai sumber energi bersih melalui pendekatan termokimia, meliputi pembangkit listrik tenaga biomassa (PLTBm), bio-briket, dan bio-oil. Metode yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan memanfaatkan data sekunder berupa produksi padi, karakteristik sekam padi, serta parameter teknis konversi energi dari publikasi ilmiah dan dokumen resmi. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata produksi padi Kabupaten Lebak sebesar 390.888 ton gabah kering giling (GKG) per tahun berpotensi menghasilkan sekitar 68.405 ton sekam padi. Melalui teknologi gasifikasi, sekam padi berpotensi menghasilkan kapasitas listrik bersih hingga 7,45 MW. Sementara itu, melalui proses pirolisis dapat dihasilkan sekitar 24.817,64 ton bio-briket dan 24.865,36 ton bio-oil per tahun. Pemanfaatan sekam padi sebagai sumber energi bersih berpotensi mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca, meningkatkan ketahanan energi daerah, serta mendorong perekonomian lokal. lokal. Dengan demikian, sekam padi memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai bagian dari strategi transisi energi dan pengelolaan limbah berkelanjutan di Kabupaten Lebak
Copyrights © 2026